|
In
the Name of Allah (God) the Most Gracious, the Most Merciful.
|
|
![]() |
![]() |
| Surah List |
|
Translation
of the Holy Qur-an in INDONESIAN Language
|
|
3. Surah Al-'Imran (Keluarga ’Imran) |
![]() |
||
| 61. |
Siapa yang membantahmu tentang
kisah ’Isa sesudah datang ilmu (yang meyakinkan kamu), maka
katakanlah (kepadanya): "Marilah kita memanggil anak-anak kami dan
anak-anak kamu, isteri-isteri kami dan isteri-isteri kamu, diri kami
dan diri kamu; kemudian marilah kita bermubahalah kepada Allah dan
kita minta supaya la’nat Allah ditimpakan kepada orang-orang yang
dusta*. |
|
|
|
||
| 62. | Sesungguhnya ini adalah kisah yang benar, dan tak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Allah; dan sesungguhnya Allah, Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. | |
|
|
||
| 63. | Kemudian jika mereka berpaling (dari kebenaran), maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui orang-orang yang berbuat kerusakan. | |
![]() |
||
| 64. | Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: "Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)". | |
![]() |
||
| 65. |
Hai Ahli Kitab, mengapa kamu
bantah-membantah* tentang hal Ibrahim, padahal Taurat dan Injil
tidak diturunkan melainkan sesudah Ibrahim. Apakah kamu tidak
berpikir? |
|
![]() |
||
| 66. |
Beginilah kamu, kamu ini (sewajarnya) bantah
membantah tentang hal yang kamu ketahui*, maka kenapa kamu
bantah-membantah tentang hal yang tidak kamu ketahui?;** Allah
mengetahui sedang kamu tidak mengetahui. *Yakni tentang Nabi Musa a.s., ’Isa a.s. dan Muhammad s.a.w. **Yakni tentang hal Ibrahim a.s |
|
![]() |
||
| 67. |
Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang
Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus* lagi berserah
diri (kepada Allah) dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan
orang-orang musyrik." *Lurus berarti jauh dari syirik (mempersekutukan Allah) dan jauh dari kesesatan. |
|
![]() |
||
| 68. | Sesungguhnya orang yang paling dekat kepada Ibrahim ialah orang-orang yang mengikutinya dan Nabi ini (Muhammad), serta orang-orang yang beriman (kepada Muhammad), dan Allah adalah Pelindung semua orang-orang yang beriman. | |
![]() |
||
| 69. | Segolongan dari Ahli Kitab ingin menyesatkan kamu, padahal mereka (sebenarnya) tidak menyesatkan melainkan dirinya sendiri, dan mereka tidak menyadarinya. | |
|
|
||
| 70. |
Hai Ahli Kitab, mengapa kamu mengingkari ayat-ayat
Allah*, padahal kamu mengetahui (kebenarannya). *Yakni: ayat-ayat Allah diturunkan kepada Nabi Muhammad s.a.w. |
|
|
|
||
| 71. |
Hai Ahli Kitab, mengapa kamu
mencampur adukkan yang haq dengan yang bathil*, dan menyembunyikan
kebenaran**, padahal kamu mengetahui? |
|
![]() |
||
| 72. | Segolongan (lain) dari Ahli Kitab berkata (kepada sesamanya): "Perlihatkanlah (seolah-olah) kamu beriman kepada apa yang diturunkan kepada orang-orang beriman (sahabat-sahabat Rasul) pada permulaan siang dan ingkarilah ia pada akhirnya, supaya mereka (orang-orang mu’min) kembali (kepada kekafiran). | |
![]() |
||
| 73. |
Dan Janganlah kamu percaya
melainkan kepada orang yang mengikuti agamamu*. Katakanlah: "Sesungguhnya
petunjuk (yang harus diikuti) ialah petunjuk Allah, dan (janganlah
kamu percaya) bahwa akan diberikan kepada seseorang seperti apa yang
diberikan kepadamu, dan (jangan pula kamu percaya) bahwa mereka akan
mengalahkan hujjahmu di sisi Tuhanmu". Katakanlah: "Sesungguhnya
karunia itu di tangan Allah, Allah memberikan karunia-Nya kepada
siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi
Maha Mengetahui"; |
|
|
|
||
| 74. | Allah menentukan rahmat-Nya (kenabian) kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah mempunyai karunia yang besar. | |
![]() |
||
| 75. |
Di antara Ahli Kitab ada orang
yang jika kamu mempercayakan kepadanya harta yang banyak,
dikembalikannya kepadamu; dan di antara mereka ada orang yang jika
kamu mempercayakan kepadanya satu dinar, tidak dikembalikannya
padamu, kecuali jika kamu selalu menagihnya. Yang demikian itu
lantaran mereka mengatakan: "Tidak ada dosa bagi kami terhadap
orang-orang umi*. Mereka berkata dusta terhadap Allah, padahal
mereka mengetahui. |
|
|
|
||
| 76. |
(Bukan demikian), sebenarnya siapa
yang menepati janji (yang dibuat)nya* dan bertakwa, maka
sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa. |
|
![]() |
||
| 77. | Sesungguhnya orang-orang yang menukar janji (nya dengan) Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga yang sedikit, mereka itu tidak mendapat bahagian (pahala) di akhirat, dan Allah tidak akan berkata-kata dengan mereka dan tidak akan melihat kepada mereka pada hari kiamat dan tidak (pula) akan mensucikan mereka. Bagi mereka azab yang pedih. | |
![]() |
||
| 78. | Sesungguhnya di antara mereka ada segolongan yang memutar-mutar lidahnya membaca Al Kitab, supaya kamu menyangka yang dibacanya itu sebagian dari Al Kitab, padahal ia bukan dari Al Kitab dan mereka mengatakan: "Ia (yang dibaca itu datang) dari sisi Allah", padahal ia bukan dari sisi Allah. Mereka berkata dusta terhadap Allah, sedang mereka mengetahui. | |
![]() |
||
| 79. |
Tidak wajar bagi seseorang manusia yang Allah berikan
kepadanya Al Kitab, hikmah dan kenabian, lalu dia berkata kepada
manusia: "Hendaklah kamu menjadi penyembah-penyembahku bukan
penyembah Allah." Akan tetapi (dia berkata): "Hendaklah kamu menjadi
orang-orang rabbani*, karena kamu selalu mengajarkan Al Kitab dan
disebabkan kamu tetap mempelajarinya. *Rabbani ialah orang yang sempurna ilmu dan takwanya kepada Allah s.w.t. |
|
![]() |
||
| 80. | Dan (tidak wajar pula baginya) menyuruhmu menjadikan malaikat dan para nabi sebagai tuhan. Apakah (patut) dia menyuruhmu berbuat kekafiran di waktu kamu sudah (menganut agama) Islam?" | |
![]() |
||
| 81. |
Dan (ingatlah), ketika Allah
mengambil perjanjian dari para nabi: "Sungguh, apa saja yang Aku
berikan kepadamu berupa kitab dan hikmah, kemudian datang kepadamu
seorang rasul yang membenarkan apa yang ada padamu, niscaya kamu
akan sungguh-sungguh beriman kepadanya dan menolongnya"*. Allah
berfirman: "Apakah kamu mengakui dan menerima perjanjian-Ku terhadap
yang demikian itu?" Mereka menjawab: "Kami mengakui". Allah
berfirman: "Kalau begitu saksikanlah (hai para nabi) dan Aku menjadi
saksi (pula) bersama kamu". |
|
|
|
||
| 82. |
Barangsiapa yang berpaling sesudah itu, maka mereka
itulah orang-orang yang fasik*. *Fasik ialah orang yang tidak mengindahkan perintah Allah s.w.t. |
|
![]() |
||
| 83. | Maka apakah mereka mencari agama yang lain dari agama Allah, padahal kepada-Nya-lah berserah diri segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa dan hanya kepada Allahlah mereka dikembalikan. | |
![]() |
||
| 84. | Katakanlah: "Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepada Ibrahim, Isma’il, Ishaq, Ya’qub, dan anak-anaknya, dan apa yang diberikan kepada Musa, ’Isa dan para nabi dari Tuhan mereka. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun di antara mereka dan hanya kepada-Nya-lah kami menyerahkan diri." | |
|
|
||
| 85. | Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. | |
![]() |
||
| 86. | Bagaimana Allah akan menunjuki suatu kaum yang kafir sesudah mereka beriman, serta mereka telah mengakui bahwa Rasul itu (Muhammad) benar-benar rasul, dan keterangan-keteranganpun telah datang kepada mereka? Allah tidak menunjuki orang-orang yang zalim. | |
|
|
||
| 87. | Mereka itu, balasannya ialah: bahwasanya la’nat Allah ditimpakan kepada mereka, (demikian pula) la’nat para malaikat dan manusia seluruhnya, | |
|
|
||
| 88. | mereka kekal di dalamnya, tidak diringankan siksa dari mereka, dan tidak (pula) mereka diberi tangguh, | |
|
|
||
| 89. |
kecuali orang-orang yang taubat,
sesudah (kafir) itu dan mengadakan perbaikan*. Karena sesungguhnya
Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. |
|
![]() |
||
| 90. | Sesungguhnya orang-orang kafir sesudah beriman, kemudian bertambah kekafirannya, sekali-kali tidak akan diterima taubatnya; dan mereka itulah orang-orang yang sesat. | |
|
Powered by:
|