|
In
the Name of Allah (God) the Most Gracious, the Most Merciful.
|
|
![]() |
![]() |
| Surah List |
|
Translation
of the Holy Qur-an in INDONESIAN Language
|
|
4. Surah An-Nisa" (Wanita) |
![]() |
||
| 61. | Apabila dikatakan kepada mereka: "Marilah kamu (tunduk) kepada hukum yang Allah telah turunkan dan kepada hukum Rasul", niscaya kamu lihat orang-orang munafik menghalangi (manusia) dengan sekuat-kuatnya dari (mendekati) kamu. | |
![]() |
||
| 62. | Maka bagaimanakah halnya apabila mereka (orang-orang munafik) ditimpa sesuatu musibah disebabkan perbuatan tangan mereka sendiri, kemudian mereka datang kepadamu sambil bersumpah: "Demi Allah, kami sekali-kali tidak menghendaki selain penyelesaian yang baik dan perdamaian yang sempurna". | |
![]() |
||
| 63. | Mereka itu adalah orang-orang yang Allah mengetahui apa yang di dalam hati mereka. Karena itu berpalinglah kamu dari mereka, dan berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. | |
![]() |
||
| 64. |
Dan Kami tidak mengutus seseorang
rasul, melainkan untuk dita’ati dengan seizin Allah. Sesungguhnya
jikalau mereka ketika menganiaya dirinya* datang kepadamu, lalu
memohon ampun kepada Allah, dan Rasulpun memohonkan ampun untuk
mereka, tentulah mereka mendapati Allah Maha Penerima taubat lagi
Maha Penyayang. |
|
![]() |
||
| 65. | Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya. | |
![]() |
||
| 66. | Dan sesungguhnya kalau Kami perintahkan kepada mereka: "Bunuhlah dirimu atau keluarlah kamu dari kampungmu", niscaya mereka tidak akan melakukannya, kecuali sebagian kecil dari mereka. Dan sesungguhnya kalau mereka melaksanakan pelajaran yang diberikan kepada mereka, tentulah hal yang demikian itu lebih baik bagi mereka dan lebih menguatkan (iman mereka), | |
|
|
||
| 67. | dan kalau demikian, pasti Kami berikan kepada mereka pahala yang besar dari sisi Kami, | |
|
|
||
| 68. | dan pasti Kami tunjuki mereka kepada jalan yang lurus. | |
![]() |
||
| 69. |
Dan barangsiapa yang menta’ati
Allah dan Rasul (Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan
orang-orang yang dianugerahi ni’mat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi,
para shiddiiqiin*, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang
saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya. |
|
|
|
||
| 70. | Yang demikian itu adalah karunia dari Allah, dan Allah cukup mengetahui. | |
|
|
||
| 71. | Hai orang-orang yang beriman, bersiap siagalah kamu, dan majulah (ke medan pertempuran) berkelompok-kelompok, atau majulah bersama-sama! | |
![]() |
||
| 72. |
Dan sesungguhnya di antara kamu ada orang yang sangat
berlambat-lambat (ke medan pertempuran)*. Maka jika kamu ditimpa
musibah ia berkata: "Sesungguhnya Tuhan telah menganugerahkan ni’mat
kepada saya karena saya tidak ikut berperang bersama mereka". *Sangat merasa keberatan ikut pergi berperang. |
|
![]() |
||
| 73. | Dan sungguh jika kamu beroleh karunia (kemenangan) dari Allah, tentulah dia mengatakan seolah-olah belum pernah ada hubungan kasih sayang antara kamu dengan dia: "Wahai, kiranya saya ada bersama-sama mereka, tentu saya mendapat kemenangan yang besar (pula)". | |
![]() |
||
| 74. |
Karena itu hendaklah orang-orang
yang menukar kehidupan dunia dengan kehidupan akhirat* berperang di
jalan Allah. Barangsiapa yang berperang di jalan Allah, lalu gugur
atau memperoleh kemenangan maka kelak akan Kami berikan kepadanya
pahala yang besar. |
|
![]() |
||
| 75. | Mengapa kamu tidak mau berperang di jalan Allah dan (membela) orang-orang yang lemah baik laki-laki, wanita-wanita maupun anak-anak yang semuanya berdo’a: "Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami dari negeri ini (Mekah) yang zalim penduduknya dan berilah kami pelindung dari sisi Engkau, dan berilah kami penolong dari sisi Engkau!". | |
![]() |
||
| 76. | Orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kafir berperang di jalan thaghut, sebab itu perangilah kawan-kawan syaitan itu, karena sesungguhnya tipu daya syaitan itu adalah lemah. | |
![]() |
||
| 77. |
Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang dikatakan
kepada mereka:* "Tahanlah tanganmu (dari berperang), dirikanlah
sembahyang dan tunaikanlah zakat!" Setelah diwajibkan kepada mereka
berperang, tiba-tiba sebahagian dari mereka (golongan munafik) takut
kepada manusia (musuh), seperti takutnya kepada Allah, bahkan lebih
sangat dari itu takutnya. Mereka berkata: "Ya Tuhan kami, mengapa
Engkau wajibkan berperang kepada kami? Mengapa tidak Engkau
tangguhkan (kewajiban berperang) kepada kami beberapa waktu lagi?"
Katakanlah: "Kesenangan di dunia ini hanya sebentar dan akhirat itu
lebih baik untuk orang-orang yang bertakwa dan kamu tidak akan
dianiaya sedikit pun**. *Orang-orang yang menampakkan dirinya beriman dan minta berperang sebelum ada perintah berperang. **Artinya pahala turut berperang tidak akan dikurangi sedikitpun. |
|
![]() |
||
| 78. |
Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan
kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, dan
jika mereka memperoleh kebaikan*, mereka mengatakan: "Ini adalah
dari sisi Allah", dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka
mengatakan: "Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad)". Katakanlah:
"Semuanya (datang) dari sisi Allah". Maka mengapa orang-orang itu (orang
munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan** sedikit pun? *Kemenangan dalam peperangan atau rezki. **Pelajaran dan nasehat-nasehat yang diberikan. |
|
![]() |
||
| 79. | Apa saja ni’mat yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri. Kami mengutusmu menjadi Rasul kepada segenap manusia. Dan cukuplah Allah menjadi saksi. | |
|
|
||
| 80. |
Barangsiapa yang menta’ati Rasul
itu, sesungguhnya ia telah menta’ati Allah. Dan barangsiapa yang
berpaling (dari keta’atan itu), maka Kami tidak mengutusmu untuk
menjadi pemelihara bagi mereka*. |
|
![]() |
||
| 81. | Dan mereka (orang-orang munafik) mengatakan: "(Kewajiban kami hanyalah) ta’at". Tetapi apabila mereka telah pergi dari sisimu, sebahagian dari mereka mengatur siasat di malam hari (mengambil keputusan) lain dari yang telah mereka katakan tadi. Allah menulis siasat yang mereka atur di malam hari itu, maka berpalinglah kamu dari mereka dan tawakkallah kepada Allah. Cukuplah Allah menjadi Pelindung. | |
|
|
||
| 82. | Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Qur’an? Kalau kiranya Al Qur’an itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya. | |
![]() |
||
| 83. |
Dan apabila datang kepada mereka
suatu berita tentang keamanan ataupun ketakutan, mereka lalu
menyiarkannya. Dan kalau mereka menyerahkannya kepada Rasul dan Ulil
Amri* di antara mereka, tentulah orang-orang yang ingin mengetahui
kebenarannya (akan dapat) mengetahuinya dari mereka (Rasul dan Ulil
Amri)**. Kalau tidaklah karena karunia dan rahmat Allah kepada kamu,
tentulah kamu mengikut syaitan, kecuali sebahagian kecil saja (di
antaramu). |
|
![]() |
||
| 84. |
Maka berperanglah kamu pada jalan
Allah, tidaklah kamu dibebani melainkan dengan kewajiban kamu
sendiri*. Kobarkanlah semangat para mu’min (untuk berperang).
Mudah-mudahan Allah menolak serangan orang-orang yang kafir itu.
Allah amat besar kekuatan dan amat keras siksaan (Nya). |
|
![]() |
||
| 85. |
Barangsiapa yang memberikan
syafa’at yang baik*, niscaya ia akan memperoleh bahagian (pahala)
daripadanya. Dan barangsiapa yang memberi syafa’at yang buruk**,
niscaya ia akan memikul bahagian (dosa) daripadanya. Allah Maha
Kuasa atas segala sesuatu. |
|
![]() |
||
| 86. |
Apabila kamu dihormati dengan suatu penghormatan*,
maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik, atau balaslah
(dengan yang serupa). Sesungguhnya Allah memperhitungkan segala
sesuatu. *Penghormatan dalam Islam ialah: dengan mengucapkan "Assalamu`alaikum". |
|
![]() |
||
| 87. | Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Sesungguhnya Dia akan mengumpulkan kamu di hari kiamat, yang tidak ada keraguan terjadinya. Dan siapakah orang yang lebih benar perkataan (nya) daripada Allah. | |
![]() |
||
| 88. |
Maka mengapa kamu (terpecah)
menjadi dua golongan* dalam (menghadapi) orang-orang munafik,
padahal Allah telah membalikkan mereka kepada kekafiran, disebabkan
usaha mereka sendiri? Apakah kamu bermaksud memberi petunjuk kepada
orang-orang yang telah disesatkan Allah?** Barangsiapa yang
disesatkan Allah, sekali-kali kamu tidak mendapatkan jalan (untuk
memberi petunjuk) kepadanya. |
|
![]() |
||
| 89. |
Mereka ingin supaya kamu menjadi
kafir sebagaimana mereka telah menjadi kafir, lalu kamu menjadi sama
(dengan mereka). Maka janganlah kamu jadikan di antara mereka
penolong-penolong (mu), hingga mereka berhijrah pada jalan Allah.
Maka jika mereka berpaling* , tawan dan bunuhlah mereka di mana saja
kamu menemuinya, dan janganlah kamu ambil seorangpun di antara
mereka menjadi pelindung, dan jangan (pula) menjadi penolong, |
|
![]() |
||
| 90. |
kecuali orang-orang yang meminta perlindungan kepada
sesuatu kaum, yang antara kamu dan kaum itu telah ada perjanjian (damai)*
atau orang-orang yang datang kepada kamu sedang hati mereka merasa
keberatan untuk memerangi kamu dan memerangi kaumnya**. Kalau Allah
menghendaki, tentu Dia memberi kekuasaan kepada mereka terhadap kamu,
lalu pastilah mereka memerangimu. Tetapi jika mereka membiarkan kamu,
dan tidak memerangi kamu serta mengemukakan perdamaian kepadamu***
maka Allah tidak memberi jalan bagimu (untuk menawan dan membunuh)
mereka. *Ayat ini menjadi dasar hukum suaka. **Tidak memihak dan telah mengadakan hubungan dengan kaum muslimin. ***Maksudnya: menyerah. |
|
|
Powered by:
|