In the Name of Allah (God) the Most Gracious, the Most Merciful.
quran4theworld
Surah List
Translation of the Holy Qur-an in INDONESIAN Language

80. Surah 'Abasa (Ia Bermuka Masam)

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.


1-30 | 31-42

1. Dia (Muhammad) bermuka masam dan berpaling,
2.

karena telah datang seorang buta kepadanya*.
*Orang buta itu bernama Abdullah bin Ummi Maktum. Dia datang kepada Rasulullah s.a.w. meminta ajaran-ajaran tentang Islam; lalu Rasulullah s.a.w. bermuka masam dan berpaling daripadanya, karena beliau sedang menghadapi pembesar Quraisy dengan pengharapan agar pembesar-pembesar tersebut mau masuk Islam. Maka turunlah surat ini sebagai teguran kepada Rasulullah s.a.w.

3. Tahukah kamu barangkali ia ingin membersihkan dirinya (dari dosa).
4. atau dia (ingin) mendapatkan pengajaran, lalu pengajaran itu memberi manfa’at kepadanya?
5.

Adapun orang yang merasa dirinya serba cukup*,
*Yaitu pembesar-pembesar Quraisy yang sedang dihadapi Rasulullah s.a.w. yang diharapkannya dapat masuk Islam.

6. maka kamu melayaninya.
7. Padahal tidak ada (celaan) atasmu kalau dia tidak membersihkan diri (beriman).
8. Dan adapun orang yang datang kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkan pengajaran),
9. sedang ia takut kepada (Allah),
10. maka kamu mengabaikannya.
11. Sekali-kali jangan (demikian)! Sesungguhnya ajaran-ajaran Tuhan itu adalah suatu peringatan,
12. maka barangsiapa yang menghendaki, tentulah ia memperhatikannya,
13. di dalam kitab-kitab yang dimuliakan*,
*Maksudnya: kitab-kitab yang diturunkan kepada nabi-nabi yang berasal dari Lauh Mahfuzh.
14. yang ditinggikan lagi disucikan,
15. di tangan para penulis (malaikat),
16. yang mulia lagi berbakti.
17. Binasalah manusia; alangkah amat sangat kekafirannya?
18. Dari apakah Allah menciptakannya?
19.

Dari setetes mani, Allah menciptakannya lalu menentukannya*.
*Yang dimaksud dengan "menentukannya" ialah menentukan fase-fase kejadiannya, umurnya, rezkinya dan nasibnya.

20.

Kemudian Dia memudahkan jalannya*,
*"Memudahkan jalan", maksudnya: memudahkan kelahirannya atau memberi persediaan kepadanya untuk menjalani jalan yang benar atau jalan yang sesat.

21. kemudian Dia mematikannya dan memasukkannya ke dalam kubur,
22. kemudian bila Dia menghendaki, Dia membangkitkannya kembali.
23. Sekali-kali jangan; manusia itu belum melaksanakan apa yang diperintahkan Allah kepadanya,
24. maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya.
25. Sesungguhnya Kami benar-benar telah mencurahkan air (dari langit),
26. kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya,
27. lalu Kami tumbuhkan biji-bijian di bumi itu,
28. anggur dan sayur-sayuran,
29. Zaitun dan pohon kurma,
30. kebun-kebun (yang) lebat,

1-30 | 31-42
Powered by: